Senin, 17 Maret 2014

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada 2014 Tumbuh Enam Persen

JAKARTA-Pengamat perbankan, Cyrillus Harinowo memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2014 akan mencapai enam persen dibanding 2013 sekitar 5,8 persen atau naik 0,2 persen.

"Tipisnya kenaikan pertumbuhan ekonomi tersebut, karena pertumbuhan itu diperkirakanmulai bangkit pada pertengahan 2014," kata Cyrillus Harinowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Menurut komisaris independen PT BCA tersebut, pada 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia terus tumbuh hingga di atas enam persen, karena investasi asing terus mengalir di dalam negeri.

"Jepang misalnya diakui Indonesia sebagai negara investasi pertama dibanding negara lain," ujar dia.

Mengenai kredit perbankan, ia mengatakan, pertumbuhan kredit perbankan akan melambat, seiring dengan imbauan Bank Indonesia (BI) agar perbankan menekan laju pertumbuhan kredit.

"Melambatnya kredit perbankan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, karena pelaksanaan pemilihan umum (pemilu, namun usai pemilu ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih baik," ujar Cyrillus Harinowo.

Ia mengatakan Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan kredit perbankan pada tahun depan di kisaran 15-17 persen.

Berkaitan dengan likuditas dan kredit bermasalah (NPL), menurut dia masih akan menjadi tantangan bagi perbankan pada 2014.

Cyrillus Harinowo mengatakan Tahun 2014 likuditas masih berat. Sekarang ini banyak dana dari sistem perbankan keluar dari sistemnya.

"Kami memperkirakan akhir Desember ini DPK (dana pihak ketiga) sejumlah bank akan turun. Itu terjadi karena dana dari sistem perbankan banyak keluar," ujarnya.

BCA peduli Menurut Cyrillus, PT Bank BCA mempunyai kepedulian terhadap kebudayaan di dalam negeri terutama wayang yang diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia yang menjadi suatu karya yang mengagumkan dalam cerita narasi, warisan yang indah dan berharga.

"Hal inilah yang menjadi alasan BCA untuk senantiasa mendukung pelestarian wayang Indonesia agar tetap terpelihara dan hidup," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya bangga dapat berpartisipasi dalam perayaan organisasi bertaraf internasional dalam bidang seni marionette/puppet tersebut.

"Perusahaan mempunyai tujuan yang sama dengan UNIMA yaitu ingin memperkenalkan wayang kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia," ucapnya.

Menurut dia, dukungan perusahaan terhadap pewayangan Indonesia bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya telah berpartisipasi dalam acara Bali Puppetry Festival & Seminar 2013 yang menghadirkan pertunjukkan dari berbagai negara.

"Selain itu juga turut mendukung Wayang World Puppet Carnival 2013 yang merupakan festival wayang bertaraf internasional," katanya.

SUMBER : http://www.investor.co.id/home/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-pada-2014-tumbuh-enam-persen/74736

Tidak ada komentar:

Posting Komentar