Rabu, 29 Juni 2016

Tugas 3 Etika dan Profesionalisme TSI ATA 2015/2016

1. Apa yang dimaksud dengan IT Forensik dan apa kegunaan dari IT Forensik tersebut?

Jawab :

Definisi IT Forensik :

IT Forensik yaitu penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk memelihara barang bukti tindakan kriminal.



Kegunaan IT Forensik :

Kegunaan IT Forensik adalah untuk mengamankan dan menganalisa bukti digital. Dari data yang diperoleh melalui survey oleh FBI dan The Computer Security Institute, pada tahun 1999 mengatakan bahwa 51% responden mengakui bahwa mereka telah menderita kerugian terutama dalam bidang finansial akibat kejahatan komputer. Untuk menganalisis barang bukti dalam bentuk digital atau data seperti :

•       NoteBook/Komputer/Hardisk/MMC/CD/Camera Digital/Flash Disk dan SIM Card/HP
•       Menyajikan atau menganalisis Chart Data Komunikasi Target
•       Menyajikan atau Analisis Data isi SMS Target dari HP
•       Menentukan Lokasi/Posisi Target atau Maping



2. Jelaskan motif-motif apa saja terjadinya tindakan cyber crime! Berikan contoh kasus cyber crime yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari!

Jawab :

·        Cybercrime sebagai tindakan kejahatan murni.
Dimana orang yang melakukan kejahatan yang dilakukan secara di sengaja, dimana orang tersebut secara sengaja dan terencana untuk melakukan pengrusakkan, pencurian, tindakan anarkis, terhadap suatu system informasi atau system computer.



·        Cybercrime sebagai tindakan kejahatan abu-abu.
Dimana kejahatan ini tidak jelas antara kejahatan criminal atau bukan karena dia melakukan pembobolan tetapi tidak merusak, mencuri atau melakukan perbuatan anarkis terhadap system informasi atau system computer tersebut.



·        Cybercrime yang sebagai sasaran yang menyerang individu.
Kejahatan yang dilakukan terhadap orang lain dengan motif dendam atau iseng yang bertujuan untuk merusak nama baik, mencoba ataupun mempermaikan seseorang untuk mendapatkan kepuasan pribadi. Contoh : Pornografi, cyberstalking, dll



·        Cybercrime sebagai sasaran yang menyerang hak cipta (Hak milik).
Kejahatan yang dilakukan terhadap hasil karya seseorang dengan motif menggandakan, memasarkan, mengubah yang bertujuan untuk kepentingan pribadi/umum ataupun demi materi/nonmateri.



·        Cybercrime yang sebagai sasaran yang menyerang pemerintah.
Kejahatan yang dilakukan dengan pemerintah sebagai objek dengan motif melakukan terror, membajak ataupun merusak keamanan suatu pemerintahan yang bertujuan untuk mengacaukan system pemerintahan, atau menghancurkan suatu Negara.


3. Tindakan apa saja yang diperlukan untuk menghindari terjadinya cyber crime, jelaskan !
Jawab :
•       Mengamankan system.
Tujuan yang nyata dari sebuah sistem keamanan adalah mencegah adanya perusakan bagian dalam sistem karena dimasuki oleh pemakai yang tidak diinginkan. Pengamanan sistem secara terintegrasi sangat diperlukan untuk meminimalisasikan kemungkinan perusakan tersebut. Membangun sebuah keamanan sistem harus merupakan langkah-langkah yang terintegrasi pada keseluruhan subsistemnya, dengan tujuan dapat mempersempit atau bahkan menutup adanya celah-celah unauthorized actions yang merugikan. Pengamanan secara personal dapat dilakukan mulai dari tahap instalasi sistem sampai akhirnya menuju ke tahap pengamanan fisik dan pengamanan data. Pengaman akan adanya penyerangan sistem melaui jaringan juga dapat dilakukan dengan melakukan pengamanan FTP, SMTP, Telnet dan pengamanan Web Server.

•       Penanggulangan Global
The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) telah membuat guidelines bagi para pembuat kebijakan yang berhubungan dengan computer-related crime, dimana pada tahun 1986 OECD telah memublikasikan laporannya yang berjudul Computer-Related Crime : Analysis of Legal Policy.

•       Perlunya Cyberlaw
Perkembangan teknologi yang sangat pesat, membutuhkan pengaturan hukum yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi tersebut. Sayangnya, hingga saat ini banyak negara belum memiliki perundang-undangan khusus di bidang teknologi informasi, baik dalam aspek pidana maupun perdatanya. Hingga saat ini, di negara kita ternyata belum ada pasal yang bisa digunakan untuk menjerat penjahat cybercrime. Untuk kasuss carding misalnya, kepolisian baru bisa menjerat pelaku kejahatan komputer dengan pasal 363 soal pencurian karena yang dilakukan tersangka memang mencuri data kartu kredit orang lain. Sehingga perlu dibuat sanksi yang tegas dari pemerintah untuk mengatur Cyber crime agar menimbulkan efek jera bagi para pelakunya.

•       Pengenalan Cyber Crime Kepada Publik
Melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang Cyber Crime sehingga dapat meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.

Sumber :
Digital Forensic Fundamental Slide by ID-SIRTII/CC
http://beoneofheroes.blogspot.co.id/2016/06/tugas-3-etika-profesionalisme-tsi-ata.html

Selasa, 28 Juni 2016

TUGAS PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI PENYEMPURNAAN TULISAN ILMIAH


PEMBUATAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID  UNTUK BROSUR PENJUALAN RUMAH DENGAN MENGGUNAKAN VUFORIA DAN UNITY 3D

1.1     Latar Belakang Masalah
Teknologi Augmented Reality ( AR), atau dapat diterjemahkan menjadi realitas tertambah.. Secara umum menurut Ronald T. Azuma (1997:2) prinsip dari Augmented Reality sendiri masih sama dengan Virtual Reality, yaitu bersifat interaktif, mendalam, real time, dan memiliki objek virtual yang biasanya berbentuk tiga dimensi. Namun kebalikan dari virtual reality yang menggabungkan objek nyata (user) kedalam lingkungan virtual, augmented reality menggabungkan objek virtual pada lingkungan nyata. Kelebihan utama dari Augmented reality dibandingkan Virtual reality adalah pengembangannya yang lebih mudah dan murah, sehingga tidak seperti virtual reality yang sampai saat ini masih digunakan secara terbatas oleh kalangan tertentu, augmented reality sudah  menyebar secara cepat di berbagai bidang yang bahkan belum dapat dijangkau oleh virtual reality. Kelebihan lain dari augmented reality yaitu dapat diimplementasikan secara luas dalam berbagai media, baik sebagai aplikasi dalam sebuah smartphone seperti Android dan iPhone ataupun berbasis desktop dan perangkat lainnya yang akan datang seperti Microsoft HoloLens .
Dengan kelebihannya tersebut, augmented reality memiliki banyak peluang untuk terus dikembangkan, Augmented Reality sendiri sudah banyak di terapkan dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan bahkan bidang periklanan. Augmented reality bisa menjadi salah satu dari bentuk strategi untuk digunakan  oleh perusahaan yang mengiklankan produknya dengan menggunakan media yang tercetak seperti brosur dan juga secara online. Perusahaan-perusahaan ini melihat bahwa AR merupakan sebuah cara yang ideal untuk mengantarkan pesan-pesan persusasif kepada para konsumen yang mengikuti perkembangan teknologi. Oleh karena itu iklan dengan menggunakan augmented reality akan bisa memberikan elemen yang menyanangkan, menarik dan baru untuk banyak konsumen, sehingga dapat membantu untuk mencapai tujuan dari iklan itu sendiri.
Setelah mengetahui kelebihan-kelebihan yang bisa didapatkan dengan menggunakan Augmented Reality untuk mengiklankan produk melalui media cetak seperti brosur, maka dengan dibuatnya sebuah brosur penjualan rumah dengan  mengimplentasikan teknologi Augmented Reality berbasis Android didalamnya diharapkan dapat lebih meningkatakan ketertarikan konsumen kepada produk-produk yang kita tawarkan.


1.2     Batasan Masalah
Brosur penjualan rumah dengan augmented  reality ini ditujukan untuk calon konsumen yang mengikuti perkembangan dan berpikiran mengacu kepada teknologi yang memiliki perangkat smartphone berbasis android ataupun perangkat berbasis android lainnya yang memiliki kamera.

1.3     Tujuan Penulisan
            Tujuan dari penulisan ini adalah untuk membuat sebuah media iklan dengan augmented reality (dalam hal ini sebuah brosur) yang dapat memberikan pengalaman yang baru dan menarik bagi konsumen sehingga dapat meningkatkan ketertarikan konsumen kepada produk yang kita tawarkan.

1.4     Kelebihan & Kekurangan
       
        Kelebihan :
·         Lebih menarik dan persuasive dibandingkan brosur biasa
·         Dapat memberikan gambaran lebih jelas dari produk(rumah) yang ditawarkan

        Kekurangan :
·         Baru bisa digunakan pada OS android saja
      Belum ada suara atau animasi di dalam aplikasi
S   Spesifikasi dari ukuran rumah belum ada

Tampilan Aplikasi Sebelum Perbaikan


Tampilan Aplikasi Sesudah Perbaikan 

KELOMPOK :

4KA11

Theofilus K. Tri Yudhanto (17112347)
Kevin Jonasita (14112059)
Emir Firdaus (12112248)
Dody Prayoga (12112245)






Minggu, 12 Juni 2016

Kenapa penggunan software Open Source lebih dianjurkan


Open Source adalah sebuah sistem baru dalam mendistribusikan software kepada pengguna dengan memberikan program dan source code nya secara gratis. Bahkan pengguna dapat mempelajari dan melakukan modifikasi untuk membuat software tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka. Richard M. Stallman,pendiri Free Software Foundation -sebuah organisasi yang mendukung Open Source,mengeluarkan sebuah lisensi software untuk Open Source yang dinamakan GPL (GNU Public License). Lisensi inilah yang saat ini paling banyak digunakan untuk mendistribusikan software Open Source. Selain GPL, masih banyak lisensi software lainnya yang dikembangkan oleh komunitas Open Source.

Pengembangan open source software melibatkan banyak orang dari berbagai penjuru dunia yang berinteraksi melalui internet. Maka bermunculanlah berbagai macam software yang dibuat berbasis open source ini yang dipublikasikan melalui internet. Pola open source ini telah melahirkan developer-developer handal dari berbagai penjuru dunia.

pengguna dapat mempelajari dan melakukan modifikasi untuk membuat software tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka. kita tidak hanya bisa menggunakan open source secara bebas tetapi kita juga bisa mengembangkan open source tersebut sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita, tentunya kebebasan itu tetap bertumpu pada etika dan peraturan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berkembangnya open source berkat kerjasama dan dukungan dari komunitas yang mempunyai satu kesamaan ketertarikan sehingga lahirlah sebuah komunitas yang menghasilkan distro baru. Dengan menggunakan opensurce sebetulnya banyak kelebihan yang bisa kita peroleh antara lain:

Sisi pengguna:

Gratis
Pengguna dapat terlibat dalam pengembangan program karena memiliki source code nya
Respon yang baik dari pemakai sehingga bug dapat ditemukan dan diperbaiki dengan lebih cepat.
Sisi developer:

Seluruh komunitas mau dan dapat membantu untuk membuat software anda menjadi lebih baik
Tidak ada biaya iklan dan perawatan program
Sebagai sarana untuk memperkenalkan konsep anda
Adanya hak untuk mendistribusikan modifikasi dan perbaikan pada code.
Ketersediaan source code dan hak untuk memodifikasi
Namun, secara keseluruhan kelebihan manfaat positif yang bisa kita peroleh dengan menggunakan Open Source, diantaranya :

Kreativitas : Dengan Open Source kita bisa mempelajari cara kerja suatu perangkat lunak, memodifikasinya, bahkan membuat produk baru dari sumber yang ada.
Kemandirian : Kita tidak perlu lagi tergantung pada suatu produk tertentu, bahkan dengan Open Source kita bisa membuat produk yang sekelas dengan perusahaan berskala raksasa seperti Microsoft.
Tidak disandera vendor : open source menggunakan format data terbuka, sehingga data menjadi transparan dan bisa dengan bebas diproses di sistem komputer yang berbeda-beda, sambil tetap menjaga keamananya. Dengan demikian, konsumen tidak lagi terikat pada kemauan vendor untuk dapat menggunakan data-datanya.
Banyaknya tenaga (SDM) untuk mengerjakan proyek : Proyek open source biasanya menarik banyak developer, misalnya: pengembangan web server Apache menarik ribuan orang untuk ikut mengembangkan dan memantau.
Kualitas produk lebih terjamin : Hal ini dikarenakan evaluasi dapat dilakukan oleh banyak orang, sehingga kualitas produk dapat lebih baik. Namun, hal ini hanya berlaku untuk produk open source yang ramai dikembangkan orang. Tidak selamanya open source dikembangkan oleh banyak orang, karena bisa juga dilakukan oleh individual.
Lebih aman (secure) : Sifatnya yang terbuka membuat produk open source dapat dievaluasi oleh siapa pun. Public scrutinity merupakan salah satu komponen penting dalam bidang keamanan. Secara umum, open source memiliki potensi untuk lebih aman meskipun dia tidak terkendali secara otomatis. Namun, hal ini dapat tercapai, jika security by obscurity bukan tujuan utamanya.
Perangkat lunak yang stabil : perangkat lunak open source jarang menyebabkan perangkat lunak yang lama mengalami kerusahan atau tidak bekerja, contohnya sistem operasi linux sangat mendukung hampir seluruh program yang ada.
Frekwensi Upgrade : software dari sistem operasi linux hampir semuanya dimudahkan dalam proses upgrade (harus memiliki koneksi dengan internet).
Sumber:

http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2012/11/30/kelebihan-mencoba-menggunakan-open-source/

http://contohartikelku.com/saatnya-beralih-ke-open-source-software/

http://rakhmatmalik.blogspot.com/2013/05/alasan-menggunakan-software-open-source.html

Senin, 25 April 2016

Kriteria Manajer Proyek Yang Baik

Seorang manager proyek merupakan seorang professional dalam bidang manajemen proyek. Manajer proyek memiliki tanggung jawab untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan penutupan sebuah proyek yang biasanya berkaitan dengan bidang industri kontruksi, arsitektur, telekomunikasi dan informasi teknologi. Untuk menghasilkan kinerja yang baik, sebuah proyek harus dimanage dengan baik oleh manajer proyek yang berkualitas baik serta memiliki kompetensi yang disyaratkan.

Seorang manajer proyek yang baik harus memiliki kompetensi yang mencakup unsur ilmu pengetahuan (knowledge), kemampuan (skill) dan sikap (attitude). Ketiga unsur ini merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan proyek. Sebuah proyek akan dinyatakan berhasil apabila proyek dapat diselesaikan sesuai dengan waktu, ruang lingkup dan biaya yang telah direncanakan. Manajer proyek merupakan individu yang paling menentukan keberhasilan / kegalan proyek. Karena dalam hal ini manajer proyek adalah orang yang memegang peranan penting dalam mengintegrasikan, mengkoordinasikan semua sumber daya yang dimiliki dan bertanggung jawab sepenuhnya atas kenberhasilan dalam pencapaian sasaran proyek.

Untuk menjadi manajer proyek yang baik, terdapat 9 ilmu yang harus dikuasai. Adapun ke sembilan ilmu yang dimaksud antara lain : Manajemen Ruang Lingkup, Manajemen Waktu, Manajemen Biaya, Manajemen Kualitas, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pengadaan, Manajemen Komunikasi, Manajemen Resiko, dan Manajemen Integrasi.

Ada 3 (tiga) karakteristik yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yaitu :

1. Karakter Pribadinya

- Memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya.
- Mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab.
- Memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja.
- Asertif
- Memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai dalam mengelola waktu dan manusia.

2. Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola

- Memiliki komitmen yang kuat dalam meraih tujuan dan keberhasilan proyek dalam jadwal, anggaran dan prosedur yang dibuat.
- Melaksanakan seluruh proses pengembangan proyek IT sesuai dengan anggaran dan waktu yang dapat memuaskan para pengguna/klien.
- Pernah terlibat dalam proyek yang sejenis.
- Mampu mengendalikan hasil-hasil proyek dengan melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar dan tujuan yang ingin dicapai dari proyek yang dilaksanakan.
- Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.
- Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.
- Memiliki kemauan untuk mendefinisikan ulang tujuan, tanggung jawab dan jadwal selama hal tersebut ditujukan untuk mengembalikan arah tujuan dari pelaksanaan proyek jika terjadi jadwal maupun anggaran yang meleset.
- Membangun dan menyesuaikan kegiatan dengan prioritas yang ada serta tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya.
- Memiliki kematangan yang tinggi dalam perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim.
- Mampu membuat perencanaan dalam jangka panjang dan jangka pendek.

3. Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

- Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.
- Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.
- Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka.
- Berbagi sukses dengan seluruh anggota tim.
- Mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai.
- Memberikan apresiasi yang baik kepada para anggota tim yang bekerja dengan baik.
- Mampu mempengaruhi pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek yang dipimpinnya untuk menerima pendapat-pendapatnya serta melaksanakan rencana-rencana yang disusunnya.
- Mendelegasikan tugas-tugas namun tetap melakukan pengendalian melekat.
- Memiliki kepercayaan yang tinggi kepada para profesional terlatih untuk menerima pekerjaan-pekerjaan yang didelegasikan darinya.
- Menjadikan dirinya sebagai bagian yang terintegrasi dengan tim yang dipimpinnya.
- Mampu membangun kedisiplinan secara struktural.
- Mampu mengidentifikasi kelebihan-kelebihan dari masing-masing anggota tim serta memanfaatkannya sebagai kekuatan individual.
- Mendayagunakan setiap elemen pekerjaan untuk menstimulasi rasa hormat dari para personil yang terlibat dan mengembangkan sisi profesionalisme mereka.
- Menyediakan sedikit waktu untuk menerima setiap ide yang dapat meningkatkan kematangan serta pengembangan dirinya.
- Selalu terbuka atas hal-hal yang mendorong kemajuan.
- Memahami secara menyeluruh para anggota tim yang dipimpinnya dan mengembangkan komunikasi efektif di dalamnya.

Untuk mencapai keiteria seorang manajer yang baik, seorang manajer dapat mempraktekkan 12 kunci sukses untuk menjadi manajer proyek yang baik seperti berikut :

1. Perencanaan adalah segalanya serta berkelanjutan

Kegiatan yang paling penting bagi manajer proyek adalah terlibat dalam perencanaan yang terukur, sistematis, dan rencana tim yang terlibat mempunyai dasar hanya bertujuan keberhasilan proyek. Dan ketika seseorang ingin mengubah rencana tersebut, manajer proyek harus membuat yang perencanaan konsep yang baru untuk mencerminkan perubahan yang tepat dan benar. Jadi perencanaan dan replanning harus menjadi cara hidup bagi manajer proyek.

2. Manajer Proyek harus merasakan, dan menjadi panutan anggota tim

Karena proyek usaha terbatas dengan waktu terbatas, uang, dan sumber daya lain yang tersedia juga terbatas, jadi mereka harus terus bergerak ke arah penyelesaian. Karena anggota tim rata-rata memiliki prioritas lain, untuk itu peranan manajer proyek untuk menjaga perhatian mereka pada proyek, untuk mencek status secara berkala, melakukan evaluasi dan sebagai pengingat hal-hal yang sangat penting. Proyek yang berhasil menggunakan siklus proyek yang teruji dan terbukti. Model seperti model ISD standar dan lain-lain yang dijelaskan dalam teks ini dapat membantu memastikan bahwa standar profesional dan praktek terbaik yang dibangun dalam rencana proyek. Tidak hanya model ini yang dapat mendukung kualitas, tetapi manajer proyek membantu untuk meminimalkan ulang kesalahan yang terjadi. Jadi ketika waktu atau tekanan anggaran sangat rendah sehingga mendorong mengambil jalan pintas, maka keputusan itu kembali kepada manajer proyek untuk mengidentifikasi dan mempertahankan siklus proyek.

3. Kegiatan proyek harus divisualisasikan dan dikomunikasikan secara detail

Singkatnya, manajer proyek dan tim proyek harus sejak awal membuat gambar nyata dan menyampaikan kedalam pikiran setiap orang yang terlibat sehingga semua upaya difokuskan pada arah yang sama. Hindari deskripsi samar-samar di semua biaya, memberikan gambaran prototipe rencana dan memastikan bahwa setiap orang setuju untuk itu.

4. Sanggup menyampaikan dan berkembang secara bertahap dalam aproksimasi

Ini hanya terlalu banyak biaya dan risiko terlalu banyak waktu yang dihabiskan dalam pengerjaan ulang untuk melompat dengan kedua kaki dan mulai membangun semua deliverable proyek. Membangun sedikit demi sedikit, mendapatkan review incremental dan persetujuan, dan mempertahankan evolusi dikendalikan.

5. Proyek memerlukan persetujuan jelas oleh sponsor

Persetujuan jelas poin, disertai dengan formal sign-off oleh sponsor, UKM, dan pemangku kepentingan lainnya, harus demarkasi poin dalam evolusi deliverable proyek. It’s ini sederhana: siapa pun yang memiliki kekuatan untuk menolak atau untuk menuntut revisi kiriman setelah mereka selesai harus diperlukan untuk memeriksa dan menyetujui mereka sebagai mereka sedang dibangun.

6. Keberhasilan proyek berkorelasi dengan analisis menyeluruh untuk kebutuhan proyek

Penelitian kami telah menunjukkan bahwa ketika hasil proyek di deliverable yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang didokumentasikan secara menyeluruh, maka ada kemungkinan sukses yang lebih besar proyek. Jadi manajer harus bersikeras bahwa ada kebutuhan bisnis yang didokumentasikan untuk proyek tersebut sebelum mereka setuju untuk mengkonsumsi sumber daya organisasi dalam menyelesaikannya.

7. Tanggung jawab Manajer Proyek harus diimbangi dengan otoritas setara

Ini tidak cukup untuk bertanggung jawab atas hasil proyek, manajer proyek harus meminta dan memperoleh kewenangan yang cukup untuk melaksanakan tanggung jawab mereka. Secara khusus, manajer harus memiliki wewenang untuk mendapatkan dan mengkoordinasikan sumber daya, meminta dan menerima kerjasama UKM, dan membuat tepat, keputusan yang mengikat yang berdampak pada keberhasilan proyek.

8. Para manajer proyek harus berjuang untuk waktu untuk melakukan hal yang benar

Dalam pekerjaan kami dengan manajer proyek ini kita sering mendengar keluhan: “Kami selalu tampaknya memiliki waktu untuk melakukan proyek di atas, saya hanya berharap kami telah meluangkan waktu untuk melakukannya dengan benar di tempat pertama! “Proyek harus memiliki cukup waktu yang tersedia untuk” melakukannya benar pada kali pertama. “Dan manajer proyek harus berjuang untuk kali ini dengan menunjukkan kepada sponsor dan manajer puncak mengapa perlu dan bagaimana waktu yang dihabiskan akan menghasilkan kualitas.

9. manajer proyek harus memperoleh orang-orang terbaik

Dengan akuisisi orang-orang terbaik – yang paling terampil, yang paling berpengalaman, yang terbaik yang memenuhi syarat – manajer proyek sering dapat mengkompensasi waktu terlalu sedikit atau uang atau kendala proyek lainnya. manajer proyek harus berfungsi sebagai advokasi untuk para anggota tim yang berharga, membantu melindungi mereka dari gangguan luar dan membantu mereka mendapatkan alat-alat dan kondisi kerja yang diperlukan untuk menerapkan bakat mereka.

10. Pemilik proyek dan pemegang saham harus menjadi peserta aktif, bukan pelanggan pasif

Kebanyakan sponsor proyek dan stakeholder berhak menuntut kewenangan untuk menyetujui deliverable proyek, baik seluruhnya atau sebagian. Seiring dengan otoritas ini datang tanggung jawab untuk menjadi peserta aktif dalam tahap-tahap awal proyek (membantu untuk menentukan kiriman), untuk menyelesaikan review dari kiriman interim secara tepat waktu (menjaga proyek bergerak), dan membantu mempercepat manajer proyek akses ke UKM, anggota audiens target, dan dokumentasi penting.

11. Proyek harus mempunyai nilai komersil

Ada kalanya manajer proyek harus berfungsi sebagai tenaga penjual untuk menjaga komitmen para stakeholder dan sponsor. Dengan rencana proyek di tangan, manajer proyek mungkin perlu secara berkala mengingatkan orang tentang perlunya bisnis yang sedang dipenuhi dan bahwa kontribusi mereka sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan ini.

12. Manajemen puncak harus aktif menyusun prioritas

Pada saat ini lebih ramping, organisasi otonom mengelola, tidak jarang untuk proyek anggota tim diharapkan untuk memainkan peran aktif tim banyak proyek pada waktu yang sama. Pada akhirnya, ada tiba saatnya ketika sumber daya yang membujur ke batas mereka dan ada terlalu banyak proyek akan selesai dengan sukses. Sebagai tanggapan, beberapa organisasi telah mendirikan Kantor Proyek terdiri dari manajer puncak dari semua departemen untuk bertindak sebagai clearinghouse untuk proyek-proyek dan permintaan proyek. Kantor Proyek review misi keseluruhan organisasi dan strategi, menetapkan kriteria untuk pemilihan proyek dan pendanaan, monitor beban kerja sumber daya, dan menentukan proyek prioritas yang cukup tinggi untuk disetujui. Dengan cara ini manajemen puncak memberikan kepemimpinan yang diperlukan untuk mencegah kemacetan multi-proyek.

Seorang manajer proyek yang baik juga harus mempersiapkan dan melengkapi kemampuan diri sendiri yang bisa diperoleh melalui kursus manajemen proyek. Adapun panduan referensi standart internasional yang kerap dipergunakan dalam bidang manajemen proyek adalam PMBOK (Project Management Body Of Knowledge). Setelah seorang manajer proyek dirasa cukup menguasai bidang pekerjaan yang sedang dijalani, maka disarankan untuk dapat mengambil sertifikasi manajemen proyek. Mereka yang berhasil mendapatkan sertifikasi ini akan memperoleh gelar PMP (Project Management Professional) dibelakang namanya sebagai bukti dimilikinya kemampuan terkait.

Sumber :
http://www.gbaconsultant.co.id/kunci=sukses-manajer-proyek
http://www.gbaconsultant.co.id/manajemen-proyek
http://www.setiabudi.name/archives/990
http://manajemenproyek.net/

Constructive Cost Model


Pengenalan Constructive Cost Model (COCOMO)
COCOMO adalah singkatan dari Constructive Cost Model yang merupakan sebuah kombinasi dari estimasi parameter persamaan dan metode pembobotan. Satu hasil observasi yang paling penting dalam model ini adalah bahwa motivasi dari tiap orang yang terlibat ditempatkan sebagai titik berat. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan kerja sama tim merupakan sesuatu yang penting, namun demikian poin pada bagian ini sering diabaikan.COCOMO adalah model terbuka, sehingga semua detail dipublikasikan, termasuk : Dasar persamaan perkiraan biaya, Setiap asumsi yang dibuat dalam model, Setiap definisi, serta Biaya yang disertakan dalam perkiraan dinyatakan secara eksplisit

Sejarah Singkat Constructive Cost Model (COCOMO)
COCOMO pertama kali diterbitkan pada tahun 1981 Barry Boehm W.'s Book ekonomi Software engineering sebagai model untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyek-proyek perangkat lunak. Ini menarik pada studi dari 63 proyek di TRW Aerospace mana Barry Boehm adalah Direktur Riset dan Teknologi Perangkat Lunak pada tahun 1981. Penelitian ini memeriksa proyek-proyek ukuran mulai dari 2.000 sampai 100.000 baris kode, dan bahasa pemrograman mulai dari perakitan untuk PL / I. Proyek-proyek ini didasarkan pada model pengembangan perangkat lunak waterfall yang merupakan proses software umum pembangunan di 1981.

Jenis-Jenis Constructive Cost Model (COCOMO)
Terdapat jenis-jenis COCOMO yang saat ini masih digunakan dalam perkembangan software engineering untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyeknya. Diantaranya sebagai berikut:

A. Model Dasar COCOMO (Basic COCOMO)
Jenis Dasar COCOMO menggunakan estimasi parameter persamaan (dibedakan menurut tipe sistem yang berbeda) upaya pengembangan dan pembangunan durasi dihitung berdasarkan perkiraan DSI. Dengan rincian untuk fase ini diwujudkan dalam persentase. Dalam hubungan ini dibedakan menurut tipe sistem (organik-batch, sebagian bersambung-on-line, embedded-real-time) dan ukuran proyek (kecil, menengah, sedang, besar, sangat besar).

Model COCOMO dapat diaplikasikan dalam tiga tingkatan kelas:
  1. Proyek organik (organic mode) Adalah proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
  2. Proyek sedang (semi-detached mode) Merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda.
  3. Proyek terintegrasi (embedded mode)Proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat.

B. Model COCOMO Lanjut (Intermidate COCOMO)
Pengembangan model COCOMO ini dengan menambahkan atribut yang dapat menentukan jumlah biaya dan tenaga dalam pengembangan perangkat lunak, yang dijabarkan dalam kategori dan subkatagori sebagai berikut:

  • Atribut produk (product attributes)
Kategori ini terdiri dari sub kategori antara lain: Reliabilitas perangkat lunak yang diperlukan (RELY), Ukuran basis data aplikasi (DATA), serta Kompleksitas produk (CPLX).
Atribut perangkat keras (computer attributes)
Kategori ini terdiri dari sub kategori : Waktu eksekusi program ketika dijalankan (TIME), Memori yang dipakai (STOR), Kecepatan mesin virtual (VIRT), Waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi perintah (TURN)
  • Atribut sumber daya manusia (personnel attributes)
Kategori ini berisikan sub kategori Kemampuan analisis (ACAP), Kemampuan ahli perangkat lunak (PCAP), Pengalaman membuat aplikasi (AEXP), Pengalaman penggunaan mesin virtual (VEXP), Pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman (LEXP)
  • Atribut proyek (project attributes)
Mempunyai sub kategori antara lain: Penggunaan sistem pemrograman modern(MODP), Penggunaan perangkat lunak (TOOL), Jadwal pengembangan yang diperlukan (SCED).

C. Model COCOMO II (Complete atau Detailed COCOMO Model)
Pada awal desainnya terdiri dari 7 bobot pengali yang relevan dan kemudian menjadi 16 yang dapat digunakan pada arsitektur terbarunya. Sama seperti COCOMO Intermediate (COCOMO81), masing-masing sub katagori bisa digunakan untuk aplikasi tertentu pada kondisi very low, low, manual, nominal, high maupun very high.

Masing-masing kondisi memiliki nilai bobot tertentu. Nilai yang lebih besar dari 1 menunjukkan usaha pengembangan yang meningkat, sedangkan nilai di bawah 1 menyebabkan usaha yang menurun. Kondisi Laju nominal (1) berarti bobot pengali tidak berpengaruh pada estimasi. Maksud dari bobot yang digunakan dalam COCOMO II, harus dimasukkan dan direfisikan di kemudian hari sebagai detail dari proyek aktual yang ditambahkan dalam database. 

Minggu, 24 April 2016

Tugas 2 Etika & Profesionalisme TSI Semester ATA 2015/2016

1.     Jelaskan tentang fungsi regulasi/aturan yang digunakan dalam teknologi sistem informasi !
Fungsi regulasi/aturan yang digunakan dalam teknologi sistem informasi adalah pembatasan hukum atau aturan yang dibuat dalam pemanfaatan teknologi sistem informasi. Perkembangan teknologi yang sangat pesat mendesak orang-orang dalam melakukan kegiatannya menggunakan internet agar mereka tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum dalam pemanfaatannya seperti menjiplak hasil karya orang, penyadapan, hacking, perusakan data maka dibutuhkan pengaturan hukum yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi tersebut untuk mengakses atau memanfaatkan internet.

2.     Berikan contoh dan jelaskan salah satu kasus berkaitan dengan regulasi/aturan yang digunakan dalam teknologi informasi !
Menjiplak program komputer tanpa izin dan menjualnya dengan mengklaim program tersebut hasil buatan sendiri. Pasal 12 ayat 1 : (1) Dalam Undang-undang ini ciptaan yang dilindungi adalah ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra, yang mencakup :
a)     buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;
b)    ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis.

3.     Apa yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan regulasi/aturan tersebut, jelaskan!
Terciptanya aplikasi-aplikasi yang dapat mempermudah orang-orang dalam mengerjakan tugasnya, rasa keinginan tahuan mereka dalam mencoba-coba untuk memasuki dan memodifikasi sistem yang terlarang untuk diakses tanpa izin. dan ketidak mampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi sistem informasi dengan baik oleh karena itu mereka berbuat curang seperti menjiplak program komputer tanpa izin.

4.     Apa yang harus dilakukan untuk pengguna maupun pembuat aplikasi dalam teknologi informasi untuk mematuhi regulasi/aturan yang sudah ditetapkan !
1.     Peningkatan pemahaman keahlian pengguna teknologi sistem informasi tentang cybercrime.
2.      Membuat pengamanan data dan jaringan untuk mencegah adanya perusakan data dan sistem bagian dalam oleh seseorang yang tidak diizinkan.
3.     Menggunakan pengamanan berstandar internasional dalam mencegah terjadinya cybercrime.
4.  Bekerja sama dan berbagi ilmu tentang cara pencegahan cybercrime dengan negara-negara lain.

Selasa, 29 Maret 2016

Tugas 1 Etika & Profesionalisme TSI Semester ATA 2015/2016

1. Jelaskan tentang pentingnya beretika baik dalam penggunaan maupun pembuatan teknologi sistem informasi !

Teknologi informasi perkembangannya sangat cepat dan banyak orang yang membutuhkan teknologi tersebut yang dikarenakan tuntutan hidup. Teknologi informasi dan computer memberikan peranan dan manfaat yang penting bagi berbagai aspek kehidupan kita, salah satunya dalam bidang pendidikan.Dalam perkembangan teknologi yang canggih ini diperlukannya etika yang baik untuk menunjang keberhasilan dari teknologi tersebut, jika adanya etika yang baik setiap manusia yang memakai teknologi maka tak akan adanya kekhawatiran-kekhawatiran yang muncul dibenak para pengguna teknologi. Dengan mengedepankan etika kepantasan maka manfaat yang didapat dari perkembangan teknologi informasi membawa keberhasilan bagi manusia, bukan malahan membawa kehancuran.

2. Berikan contoh dan jelaskan salah satu kasus yang berkaitan dengan tidak digunakannya etika dalam penggunaan dan pembuatan teknologi sistem informasi ! 


  • Browsing situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan etika kita
  • Mengambil atau melihat file orang lain tanpa izin
  • Mengambil hasil intelektual orang lain untuk diri sendiri atau orang lain
  • Mengganggu dan atau merusak system informasi orang lain dengan cara apapun
  • Menggunakan perangkat computer untuk membuat kesaksian palsu atau bohong


3. Hal-hal apa saja yang menjadi dasar sehingga dalam penggunaan maupun pembuatan teknologi sistem informasi  harus beretika ! 

Teknologi informasi telah menawarkan berbagai macam kemudahan seperti kecepatan akses data dan informasi, pemecahan masalah serta otomatisasi pekerjaan dan sebagainya. Penggunaan secara intensif maupun ekstensif atas komputer, internet, telepon seluler dan ATM telah mengatasi batasan ruang dan waktu. Menjadi sebuah fenomena dramatis yang disebut dengan  digitalisasi.


4. Apa yang harus dilakukan untuk meminimalisir tidak digunakannya etika dalam teknologi sistem informasi, jelaskan !   

Dikeluarkannya Undang-undang mengenai etika dalam teknologi dan informasi . Bagi yang melanggar akan mendapatkan konsekuensi sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya. Dengan memberi hukuman bagi siapa saja yang melanggar agar ada efek jera bagi mereka yang ingin melakukan hal tidak baik tersebut. Dan tidak kalah pentingnya dukungan segenap masyarakat baik itu keluarga, teman serta lingkungan masyarakat lainnya untuk mendukung dan menyadari akan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dengan benar.


Sumber: 
http://yosafat-kukuh.blogspot.co.id/2011/11/pentingnya-etika-dalam-teknologi.html
http://teknologinformasipinnot.blogspot.co.id/2012/03/etika-dalam-penggunaan-teknologi.html

Rabu, 20 Januari 2016

Analisa Website E-Government Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung Timur

Secara keseluruhan, kelengkapan website e-government Provinsi Bangka Belitung sudah cukup baik, website mereka memiliki keunggulan dalam informasi geografi, yang mana lebih lengkap dibanding dengan kedua website lainnya. Namun, adapun kekurangan yang dimiliki oleh website ini, yaitu tidak tersedianya informasi mengenai pemerintahan daerah, peta, peraturan, dan buku tamu, dimana kondisi ini hampir sama dengan website Kabupaten Belitung Timur, bedanya adalah Kabupaten Belitung Timur mencantumkan biodata pemimpin daerahnya. Website ini memiliki informasi menu utama dan informasi tambahan fasilitas kedua setelah Kabupaten Bangka. Tetapi website ini unggul menyaingi kedua website lainnya dalam desain serta penyediaan hubungan dan tingkatan informasinya. Dan, dibandingkan dengan kedua website lainnya, website ini memiliki total nilai tertinggi.
            Untuk website Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka memiliki website yang memiliki kelengkapan yang sangat baik. Berbeda dengan kedua website lainnya, Kabupaten Bangka memiliki forum milik sendiri, menyertai pemerintahan daerah serta kebijakan/perdanya.Namun, tidak hanya kelebihan, website ini juga memiliki kekurangan, contohnya adalah bioadata pemimpin daerah tidak dicantumkanseperti website Kabupaten Belitung Timur, dan geografi pada website tersebut masih kurang dibandingkan dengan website Bangka Belitung. Website ini jg memiliki keunggulan lain, yaitu terdapat pada informasi menu utama dan informasi tambahan dalam website yang mengungguli kedua website lainnya.
            Website yang terakhir adalah Kabupaten Belitung Timur, secara keselurhan website ini mirip dengan website sebelumnya, namun kelengkapan website ini bisa dilihat lebih rendah dari kedua website sebelumnya. Tetapi, ada hal penting yang dimiliki oleh website ini yang tidak dimiliki kedua website lainnya, yaitu biodata dari pemimpin daerahnya, penyertaan biodata sangat pentingagar pengunjung website mengetahui siapakah sosok sebenarnya pemimpin daerah tersebut, dan hal inilah keunggulan terkuat dalam website ini. Dalam analisis web, website ini menduduki peringkat ketiga, namun website ini tetap memiliki aksesibilitas yang sama dengan website lainnya.


Kesimpulan:

            Berdasarkan ketiga website e-government yang sudah kami analisa, web milik provinsi Bangka Belitung memiliki keunggulan pada aspek Design, Penyediaan hubungan, dan jumlah tingkatan informasi dengan nilai masing-masing 61, 74 dan 65. Untuk web milik kabupaten Bangka memiliki keunggulan pada aspek Informasi menu utama dan Informasi tambahan dalam web dengan nilai masing-masing 72 dan 71. Sedangkan untuk website milik Belitung Timur semua aspeknya memiliki nilai yang lebih rendah dibanding dua website sebelumnya. Secara keseluruhan website milik Provinsi Bangka Belitung memiliki nilai paling tinggi yaitu 71,57 diikuti oleh website milik kabupaten Bangka dengan nilai 70,32 dan terakhir website milik kabupaten Belitung Timur dengan nilai 52,2.